pagi ini ak dapet jatah untuk nganter juragan [baca: ibuk] ke pasar bringharjo dalam rangka pencarian nafkah untuk keluarga. pukul 8.45 capcuus ke pasar terbesar di jogja itu.
setibanya di parkiran [liar] deket pintu masuk,, seperti biasa. kuturunkan si juragan,, mapakkè helm,, turun dari motor lalu duduk di pembatas tanaman yang disusul dengan mengeluarkan handphone dan headset dalam rangka pembunuh rasa b0osan dalam menantikan sang juragan berburu bajubaju.
radio handqhone ku menyala pada saluran eltira,, saluran kesayanganku. tibatiba,, dari arah parkira sebelah timur,, muncullah sepasang sejoli yang [aku yakin mereka] telah menikah.
awalnya biasa saja,, namun,, perasaan sungkan muncul saat aku melihat mereka berjalan sambil bercandacanda. sungguh pasangan yang serasi dan [insya ALLAH] memperoleh berkah darh ALLAH. .
seorang istri dengan balutan jilbab [yang walaupun tak begitu indah,,] namun tetap indah dipandang. balutan jilbab yang ikhlas lillahita’ala dan bukan hanya sekedar syarat,, namun memang benar karena syariat islam.
sungguh,, pasangan seperti inilah yang [menurutku] disayang oleh ALLAH. . .
subhanallaah,,
